Stop Mempermalukan Anak!

Image by user18526052 on Freepik
Mari stop mempermalukan anak. Mempermalukan anak itu nggak bikin mereka senang. Itu jelas banget. Tapi, bisa bikin orang dewasa puas, karena merasa lebih "berkuasa" dibanding anak. Ada salah kaprah tentang bagaimana orang dewasa lebih suka membuat anak-anak merasa nggak nyaman. Salah satunya dengan mempermalukan mereka. Padahal, kalau mereka nggak nyaman begitu, justru menimbulkan dampak negatif berkepanjangan.
 
Kadang, orang dewasa memberi hukuman yang bikin mereka merasa malu, berharap mereka jera. Memang, bisa aja ada hasil instan. Tiba-tiba perilaku buruknya berhenti. Kadang juga berupa komentar-komentar yang barangkali tujuan awalnya mengkritik, tapi kok malah mempermalukan anak. Bahkan bisa jadi ini dilakukan di depan orang lain atau ruang publik.
 
Mengkritik secara positif padahal bisa dilakukan TANPA mempermalukan. Membuat anak disiplin juga bisa dilakukan TANPA hukuman yang mempermalukan juga.
 
Dipermalukan itu sangat menyakiti hati. Mau sudah punya anak atau belum, kita sebagai orang dewasa juga pasti nggak mau dipermalukan orang lain. Dipermalukan di kantor, di situasi saat besama rekan kerja, di mana pun. Anak-anak juga sama. Mereka nggak nyaman dan nggak senang dengan itu.
 
Ada nggak ingatan momen ketika kalian dipermalukan oleh orang yang lebih dewasa dan ingatan itu masih tersimpan rapi di memori? Rasa sakitnya masih ada kalau ingat.
 
Ya.. seperti itu juga anak-anak ketika dewasa nanti jika mendapat perlakuan yang sama.

 

Share this post